BAB I
Pendahuluan

1.1 Latar belakang Penelitian

Teknologi semakin hari semakin berkembang begitu juga dengan teknologi pemograman. Sekarang ini bahasa pemograman berbagai macam seperi bahasa C, PHP, C++ dll. C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an, Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding).

1.2 Batasan Masalah Penelitian
Dalam batasan penelitian kami memfokuskan pada perancangan c++ yang sangat berpengaruh dalam pembuatan penulisan ilmiah kami.

1.3 Rumusan Masalah Penelitian
Bagaimana cara pembuatan “ Watch Mini Gallery “ dengan menggunakan c++ ?
Apa Keuntungan menggunakan program c++ ?

1.4 Tujuan Penelitian
Dalam penulisan ilmiah ini kita membuat program menu yang berisikan daftar harga jam tangan di toko kami yang bernama “ Watch Mini Gallery “ selain daftar harga kami juga menyertakan jenis pembayaran yaitu tunai maupun kredit. Didalam program yang kami buat banyak bermacam – macam jenis jam tangan dengan hargapun bervariasi. Pembuatan program ini kami menggunakan pemograman c++. Di dalam c++ terdapat dua buah jenis struktur yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu percabangan yaitu dengan menggunakan struktur if dan switch.

1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat membuat “ Watch Mini Gallery “ ini agar kita mengetahui cara – cara pembuatannya dengan menggunakan bahasa pemograman c++. Dalam program ini berisikan harga – harga dari jam tangan serta pembayaran bisa tunai ataupun kredit. Dengan kredit maka mempermudah konsumen untuk membeli jam tangan ini. Program c++ ini dibuat dengan sederhana sehingga mudah dipahami.

BAB II
Landasan Teori

2.1 Teori c++
Struktur Bahasa Pemograman C++
Contoh 1 : Hasil :
// my first program in C++ Hello World!
#include <iostream.h>
int main ()
{
cout << “Hello World!”;
return 0;
}
Sisi kiri merupakan source code, yang dapat diberi nama hiworld.cpp dan sisi kanan adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.
// my first program in C++
Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring (//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap program.
#include <iostream.h>
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler. Dalam kasus ini kalimat #include <iostream.h> memberitahukan preprocessor kompiler untuk menyertakan header file standard iostream.
int main ()
Baris ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++ memiliki fungsi
main.
main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argumen didalamnya.
return 0;
Intruksi return menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini 0.
Komentar
Komentar adalah bagian dari program yang diabaikan oleh kompiler. Tidak melaksanakan aksi apapun.
// Komentar baris
/* Komentar Blok */
Komentar baris, akan mengabaikan apapun mulai dari tanda (//) sampai akhir dari baris yang sama. Komentar Blok, akan mengabaikan apapun yang berada diantara tanda /* dan */.
Tipe Data
Nilai Integer
Merupakan nilai konstanta numerik yang meng-identifikasikan nilai integer decimal. Karena merupakan nilai numeric, maka tidak memerlukan tanda kutip (“) maupun karakter khusus lainnya. Contoh :
1776
707
-273
C++ memungkinkan kita untuk mempergunakan nilai oktal (base 8) dan heksadesimal (base 16). Jika menggunakan octal maka harus diawali dengan karakter 0 (karakter nol), dan untuk heksadesimal diawali dengan karakter 0x (nol, x). Contoh :
75 // decimal
0113 // octal
0x4b // hexadecimal
Nilai Floating Point
Merepresentasikan nilai desimal dan/atau eksponen, termasuk titik desimal dan karakter e (Yang merepresentasikan “dikali 10 pangkat n” , dimana n merupakan nilai integer) atau keduanya. Contoh :
3.14159 // 3.14159
6.02e23 // 6.02 x 1023
1.6e-19 // 1.6 x 10-19
// 3.0
Karakter dan String
Merupakan konstanta non-numerik, Contoh :
‘z’
‘p’
“Hello world”
“How do you do?”
Untuk karakter tunggal dituliskan diantara kutip tunggal (‘) dan untuk untaian beberapa karakter, dituliskan diantara kutip ganda (“). Konstanta karakter dan string memiliki beberapa hal khusus, seperti escape codes.

\n newline
\r carriage return
\t tabulation
\v vertical tabulation
\b backspace
\f page feed
\a alert (beep)
\’ single quotes (‘)
\” double quotes (“)
\? question (?)
\\ inverted slash (\)

Deklarasi Konstanta (const)
Dengan prefix const kita dapat mendeklarasikan konstanta dengan tipe yang spesifik seperti yang kita inginkan. contoh :
const int width = 100;
const char tab = ‘\t’;
const zip = 12440;
Bitwise Operators ( &, |, ^, ~, <<, >> ).
Operator Bitwise memodifikasi variabel menurut bit yang merepresentasikan nilai yang disimpan, atau dengan kata lain dalam representasi binary.

op asm Description
& AND Logical AND
| OR Logical OR
^ XOR Logical exclusive OR
~ NOT Complement to one (bit inversion)
<< SHL Shift Left
>> SHR Shift Right
Prioritas pada operator
Contoh :
a = 5 + 7 % 2
Jawaban dari contoh diatas adalah 6. Dibawah ini adalah prioritas operator dari tinggi ke rendah

 BAB III

3.1 Metode penelitian
Dalam pembuatan penulisan ilmiah ini kami menggunakan metode penelitian studi pustaka yaitu membaca berbagai buku c++ untuk memcari informasi dalam pembuatan program ini.

3.2 Jadwal Penelitian
Minggu I : Persiapan apa saja yang ingin diteliti.
Minggu II : Pengumpulan dan analisis data
Minggu III : Membuat Programnya
Minggu IV : Menyusun Laporan